OTW Birmingham

Waktu yang paling memusingkan adalah saat persiapan berangkat. Terutama untuk menentukan apa saja yang harus dibawa, sementara kapasitas bagasi maksimal Cuma 30 kg. Sebagai saran sih, sebaiknya bawa sebanyak mungkin apa yang bisa dibawa. Terutama untuk beberapa hari pertama tinggal di Inggris yang sudah pasti completely different from Indonesia, and where things are much more bloody expensive for sure.

Barangkali untuk makanan praktis yang wajib dibawa antara lain abon, mie instan (beberapa buah saja), saos sachet, kecap, dll, secukupnya saja.

Satu yang perlu dipastikan sebelum berangkat adalah memastikan siapa yang akan menjemput anda, atau di hotel mana anda akan tinggal sementara. Cara paling murah meriah adalah minta bantuan PPI MIB, siapa tahu ada yang berkenan membantu menjemput. My own experience adalah kontak personal setelah googling di internet (thanks to TD), dan dihubungkan dengan mahasiswa Indonesia juga (glad to know him IS), yang kira-kira bisa senasib dan sepenanggungan. And of course don’t forget to let him/her know your arrival time.

Pada saat check-in di bandara, pastikan itu dilakukan minimal 2 jam sebelumnya. Walaupun itu masih di wilayah Indonesia, proses keberangkatan ke luar negeri sudah pasti memakan waktu dan prosedur yang lama. Antrian yang harus dilalui, setelah check in adalah imigrasi. Jangan lupa untuk meminta kartu keberangkatan/kedatangan ke petugas check in yang sudah pasti manis kalau cewek (gak nyambung). Setelah itu langsung saja antri di imigrasi, sambil mengisi kartu keberangkatan. Kalau anda menggunakan Emirates, pintu yang digunakan adalah kemungkinan D1 (lihat kembali di tiket dan boarding pass nya). Jadi stelah imigrasi langsung aja belok kiri bleh.

Kalau anda sudah melewati imigrasi, relatif aman, tinggal nunggu di tempat tunggu, atau mungkin ingin beli sesuatu di bandara yang so pasti mahal. Begitu boarding, kasihkan tiket yang hanya ke tempat tujuan pertama, misalnya yang Emirates, cukup menunjukkan tiket yang ke Dubai, enggak usah tiket ke UK nya (gak penting banget, tapi kalau salah bisa bikin antrian memanjang gara2 kesalahan anda, hehehe).

Perjalanan 8,5 jam adalah sesuatu yang melelahkan, definitely bukan sesuatu yang menyenangkan. Usahakan duduk senyaman mungkin. Bahkan kalau beruntung, anda boleh mengintip pramugrari (bukan itu bro maksudnya), coba intip ke belakang, siapa tahu ada 4 kursi kosong yang sejajar. Jika ada, jangan ragu untuk membajaknya, lumayan untuk tidur terlentang. Tentunya setelah memastikan tidak ada yang duduk di situ. Duduk untuk waktu selama itu benar-benar tidak comfortable, believe me!!.

Tips nya, jangan membiarkan perut kosong,  walaupun perjalanan malam hari, perlu untuk mengisi perut agar ada aktivitas di dalam, untuk cadangan energi penerbangan anda. Emirates adalah penerbangan yang akan sangat memanjakan perut anda. If you don’t like it, just take a rest, and don’t forget to put the sign “DON’T DISTURB”, biasanya ada stiker yang bisa dtempel di jidat atau di kursi, wherever you like lah.

Begitu tiba di Dubai (sekali lagi ini untuk kasus penerbangan Emirates), pastikan langsung mencari gate untuk ke Birmingham. My advice is, keep an eye on this annoncement all the time, karena bisa berubah in a minute!!!.

Setelah memastikan gate nya, gunakan airport Dubai ini untuk berjalan-jalan, untuk sekedar menggerakkan badan anda, karena masih ada penerbangan 8 jam ke depan. Sangat rugi kalau anda hanya duduk-duduk saja di tempat transit, rugi mata, rugi badan.

Nah, kalau yang ini harus disiapkan tiket/boarding pass Dubai – Birmingham. Simpen aja tuh tiket Jakarta – Dubai nya, siapa tahu di reimbursed oleh sponsor atau yang kasihan sama kita.., hehehe.

Dengan tipe pelayanan yang kurang lebih sama dengan penerbangan pertama, anda pasti akan terbiasa dengan ramahnya dan gesitnya pelayanan di Emirates. Just enjoy it brader. You’re about to arrive at your dreaming destination, Birmingham!.

Setibanya di bandara Birmingham, kalau sekiranya barang bawaan dan bagasi anda masih bisa digeret langsung, tentunya dengan tenaga tersisa, mendingan digeret aja langsung, why? Karena kereta dorong di Inggris ternyata tidak gratis…, bahkan di pusat belanja sekalipun, kita harus naruh 1 pound sebagai deposit/jaminan hanya untuk menggunakan trolley…., aneh?… welcome to UK.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s