Birmingham, finally

Ceritanya berlanjut ya. Akhirnya zerosugar menjejakkan kakinya untuk pertama kali di Inggris. Impian masa kecil yang akhirnya terpenuhi dengan segala lika-likunya.

Suka citanya hanya sekejap, karena harus segera tune-in dengan kehidupan sekitar, dan segera membiasakan diri dengan atmosfir akademik di kampus. Sesuatu (banget) yang sudah cukup lama ditinggalkan sejak 2005.

Well, sebagai student, ada beberapa hal yang wajib diurus, yaitu registrasi. Walaupun sudah dilakukan secara online, kita tetep kudu setor muka  ke Universitas untuk meyakinkan mereka kalo kita ada “bungkeuleukan”nya (basa Sunda: wujud fisiknya). Cukup menyerahkan paspor kita, terus akan di rekam dan dicocokkan dengan data online mereka. Di University of Birmingham (UoB), mengurus tetktek bengek seperti itu tidak sulit. Cukup datang ke ISAS atau International Student Advisory Service, letaknya di Aston Webb, wing kiri lantai 2, everything will be done within a minute (asal lagi gak ngantri… hehehe). Setelah itu turun ke Enquiry Service di lantai 1 untuk nyetak kartu mahasiswa.  Cuma menunggu sebentar, si mesin cetak langsung mengeluarkan kartu idaman itu, tanpa harus di foto lagi, karena  sudah melalui proses upload pada saat registrasi online. Nah, dengan kartu inilah kita punya akses ke hampir seluruh fasilitas yang ada di kampus. Sangat powerful, minimal untuk akses ke perpustakaan dan masuk ke gedung jurusan kita. Kartu inilah sebagai dokumen resmi kita yang mengakui eksistensi kita di tanah Inggris. Jangan lupa untuk mengambil Tax Exemption form di tempat yang sama untuk pendaftaran bebas pajak selama kita tinggal di situ.

Untuk akses fasilitas IT, kunjungi IT Service Desk di Main Library untuk mendapatkan username dan password untuk akses wi-fi dan akses fasilitas komputer di seluruh gedung kampus. Email resmi universitas dan storage yang hampir unlimited bisa kita dapatkan di komputer kampus.

Setelah resmi sebagai mahasiswa, segera buka akun bank untuk kepentingan keuangan kita. Ada dua bank yang ditawarkan, yaitu Barclays dan Lloyds TSB. Pilih aja sesuai katahati, toh tidak ada bedanya. Karena akun kampus memakai Lloyds, akhirnya zerosugar pilih bank yang sama. Tidak ada preferensi khusus sih. Yang unik dari sistem perbankan di Inggris, kita akan diminta untuk membuka dua akun sekaligus. Walaupun kita menolak dan mencoba merendahkan hati kita (hehehe), si pegawainya yang “lumayan” dengan halus tetap bilang “you shall have two account numbers, that’s the rule”. Belakangan zerosugar baru mengerti, ternyata tujuan dua akun itu untuk melindungi uang kita, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya terjadi pencurian atau kehilangan kartu, maka uang kita tidak akan hilang, selama di simpan di akun yang satunya ISA Saver, sementara fungsi satu akunnya lagi untuk yang lebih liquid, seperti ATM biasa di kita.

Selain itu, sebagai warga setempat, sangat dianjurkan untuk mendaftar ke GP atau General Practitioner untuk jaminan kesehatan kita selama bermukim di sana. Kebetulan di South Gate ada klinik GP, gratis dan mudah. Dalam waktu 3 hari, pemberitahuan NHS atau National Health Service kita sudah diaktivasi. Seandainya kita tidak mendaftar ke GP, maka sekali berobat kita kudu membayar biaya sekitar 75-90 pounds (kudu dicek lagi nih angka). Padahal jasa kesehatan relatif gratis, jadi kenapa tidak?.

Nah, kalau untuk kebutuhan sehari-hari, sepertinya supermarket ALDI adalah yang paling direkomendasikan, terutama yang berkantong pas (bukan pas-pasan). Pilihan lain di atasnya ada Sainsbury’s, Tesco dan Spar. Relatif sih, selera orang lain-lain… hehehe.

Untuk kebutuhan  internet, bagi yang bawa BB dari Indonesia, pastikan handsetnya tidak di “locked”, jadi bisa menerima simcard apa saja. Zerosugar sih dapet yang promo layanan BIS (BB maksudnya) gratis selama 6 bulan dari T-Mobile. Katanya gratis, ternyata tetep mesti top-up atau isi saldo minimal 20 pound. Ya masih lebih murah sih dibanding tanpa promo, jadi…, sikat aja bleh. Nah ini juga catatan, tidak ada yang gratis di sini. jangan mudah erbuai dengan istilah “free” sebelum memastikan seberapa besar selisihnya dengan harga normal. I can assure you that “free” isn’t necessary “free”. Makan tuh iklan…

Udah malem ah, besok lusa di sambung deh, maklum baru abis di tutor ama pembimbing, dengan banyak catatan… sigh… being a foreigner is hard enough, but being a PhD student is totally unthinkable. Good night.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s