Puasa (18,5 jam) di Inggris

Ini adalah untuk kedua kalinya kami sekeluarga menjalankan ibadah puasa di Inggris, yang bertepatan dengan musim panas, di mana matahari mulai menampakkan diri sejak jam 3 pagi dan baru turun setelah pukul 21.30. Reaksi kami tidak berlebihan dalam mensikapi lamanya durasi puasa ini, entah karena kami (alhamdulillah) sudah pernah melaluinya tahun lalu, atau mungkin karena kami tidak ingin kelihatan norak. Yang pasti 18,5 jam memang bukan waktu yang pendek.

Suatu saat kami pernah disibukkan untuk mencari berbagi informasi dan pendapat yang berkaitan dengan puasa di musim panas. Yang menarik, salah satu fatwa mufti Mesir adalah bahwa sekiranya lama puasa sudah melebihi 18 jam, maka muslim tersebut dapat merujuk pada waktu Mekah. Sedangkan pendapat ulama Mekah justru keukeuh mewajibkan penggunaan waktu lokal. Tidak terbayang memang untuk beberapa wilayah di utara yang mataharinya tidak pernah tenggelam.. hmmm. Akhirnya kami memang harus bersyukur bahwa masih ada yang lebih lama puasanya seperti negara-negara Skandinavia di belahan utara yang bisa melebihi 21 jam. Kami masih berandai-andai untuk mengikuti pendapat pertama, tetapi setelah menjalaninya, ternyata kekuatan fisik kami masih sanggup melaluinya.

Tajil / Iftar, homemade tentunya

Tantangan berpuasa di negeri yang minoritas muslim tentu jauh berbeda dengan berpuasa di negeri sendiri. Tidak ada suasana Ramadan yang syahdu di sepanjang jalan, ruang publik, atau media massa. Tidak pula ada keramaian orang berjualan kolak, biji salak, penganan buka puasa tradisional lainnya, apalagi lantunan ayat suci dari pengeras suara di mesjid. Yang tersaji hanya suasana biasa sehari-hari dan reaksi ‘terperangah’ dari orang-orang lokal begitu mengetahui kita sedang berpuasa.

Tentu saja kami pun tahu diri dan tidak berharap apa-apa selain berusaha sekuat tenaga menjalankan puasa secara istiqomah. Di luar tantangan ‘pemandangan’ musim panas yang biasanya serba ‘terbuka’ dan lamanya waktu puasa, yang menggelitik adalah bagaimana mengajarkan dan memberi pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya bagi mereka untuk belajar puasa. Belajar? ya belajar untuk siap mental untuk berbeda dengan lingkungan sekitarnya, berbeda dengan kebanyakan temannya dan yang pasti belajar untuk memahami dan menerima jatidirinya sebagai seorang bocah muslim. Walaupun dia punya beberapa teman muslim di kelasnya, tapi ternyata yang berpuasa tidak banyak, hanya satu-dua orang saja.

Yang berbeda dan sedikit istimewa tahun ini, salah satu TV nasional di Inggris, yaitu Channel 4 selama bulan Ramadan menyiarkan acara bertajuk Refleksi Ramadan sekitar 3 menit, berisi tentang cerita muslim Inggris yang berbagi kisah dalam menjalankan puasa, dan istimewanya diakhiri dengan kumandang azan shubuh sebagai penanda waktu puasa dimulai. Tentu saja ini seperti oase di padang pasir, yang bisa sedikit mengobati rasa rindu suasana ramadan yang ke-Indonesia-an.

Akhirnya, selamat menjalankan ibadah puasa untuk semuanya.

Birmingham, 16 juli 2013 M / 7 Ramadan 1434 H

4 responses to “Puasa (18,5 jam) di Inggris

  1. wah, ga bisa ngebayangin gimana rasanya puasa selama itu ditambah suasana diluar indonesia dgn mayoritas non muslim, tanpa tajil yg biasa ada, dan dinginnya cuaca disana. sampe saat ini masih mimpi tinggal disana nih, tp belon kesampaian. bingung kalau kesana juga ada keluarga yg ditinggalkan. kalau dibawa juga ragu apakah kami mampu. suami dulu disana juga, jadi selama ini cuma denger ceritanya aja. kalau ditanya sih, dia pgn banget balik tapi pengennya yg sekolah saya bukan dia. hehehehe…
    inshaallah ada rejeki pgn main ke UK, atau sekolah lagi. beruntung lho mas bisa sekolah dan bawa keluarga. salam kenal, blognya abis saya ubek2……😀

  2. boleh nanya gak? kamu waktu itu ngajuin beasiswa kemana? aku udah searching tapi bingung . mohon bantuannya ya, berminat banget nih😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s