Supervisory meeting

Sudah menjadi agenda rutin bagiku dan supervisor untuk mengadakan rapat bimbingan setiap bulannya, baik itu ada update ataupun hanya sekedar ketemu. Seperti biasa pula aku selalu menyiapkan sesuatu, setidaknya bahan untk diskusi di meeting tersebut. Ini adalah meeting yang entah ke berapa dengannya. Lebih tepatnya sih disebut ngobrol, karena peserta meeting cuma aku dan supervisor, sementara co-supervisor jarang nongol. Tapi sekalinya nongol hanya diem memenuhi kewajiban duduk di kursi yang sudah disediakan.

Besok adalah meeting untuk progress bulan November 2014. Ada target yang harus diselesaikan sebelum bulan ini berakhir. Tapi apa daya, kemampuanku dan motivasiku menurun drastis dua minggu terakhir, sehingga aku agak pesimis kalau itu bisa tercapai (berdoa dimulai)…. #sigh

Hari ini tadinya dikhususkan untuk persiapan meeting. Sejak pagi aku sudah menyiapkan mental untuk pekerjaan berat dan membosankan. Tapi cuaca bener-bener tidak ramah. Dengan suhu di bawah nol di pagi hari, kakiku rasanya malas melangkah keluar hanya untuk mengejar bis untuk berangkat ke tempat kerja. Hari berkabut dan sedikit gerimis, menambah dukungan bagiku untuk menikmati kehangatan ruangan dan tidak melakukan aktivitas apapun. Pemalas juga nih…

Tiba-tiba hapeku berbunyi, ternyata ada chat di grup wa, membahas topik zakat, dan itu menarik (bagiku) diikuti, dengan sesekali memberi komentar iseng. Inti diskusi, menjelaskan bahwa zakat wajib disalurkan apabila harta tidak produktif kita sudah mencapai nisab. Sementara harta produktif, yang dipakai sehari-hari tidak dikenai hukum zakat. Ada sedikit pengecualian untuk harta berbentuk emas atau perak, di mana terdapat silang pendapat mengenai apakah perhiasan yang dipakai jga dikenai zakat atau tidak. Akhirnya forum bersepakat bahwa amannya semua dizakatkan saja, dengan catatan telah memenuhi ketentuan nisab. Persoalannya adalah bahwa standar nisab yang dipakai bisa emas atau perak. Karena harga emas lebih mahal dari perak, maka disarankan untuk menurunkan standar nisab atau tresholdnya dengan mengambil standar perak saja, yaitu seharga 595 gram perak atau 200 diirham. Selain alasan keamanan syar’í, juga untuk kemaslahatan umat ang lebih luas.

Kembali ke supervisory meeting, entahlah, besok jadwalnya jam 11.30, mudah-mudahan berjalan normal deh. Ini mata bener-bener seperti mogok kerja, sama sekali tidak bisa diajak kompromi. Kopiii mana kopiii….

5 responses to “Supervisory meeting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s